Tuesday, December 11, 2007

ayat-ayat cinta the Movie

berikut ini saya postingkan tulisan( dari dik2.multiply.com/ ) dan gambar dari MD Entertainment serta sedkit sinopsis dari MD Entertainment dan juga dari situs ruangfilm.com jadi komplit deh sumber beritanya biar dibilang gak plagiat gitu.



Ini adalah kisah cinta. Tapi bukan cuma sekedar kisah cinta yang biasa. Ini tentang bagaimana menghadapi turun-naiknya persoalan hidup dengan cara Islam. Fahri bin Abdillah (Fedi Nuril) adalah pelajar Indonesia yang berusaha menggapai gelar masternya di Al Ahzar. Berjibaku dengan panas-debu Mesir. Berkutat dengan berbagai macam target dan kesederhanaan hidup. Bertahan dengan menjadi penerjemah buku-buku agama. Semua target dijalani Fahri dengan penuh antusiasme kecuali satu: menikah. Kenapa? Karena Fahri adalah laki-laki taat yang begitu ‘lurus’. Dia tidak mengenal pacaran sebelum menikah. Dia kurang artikulatif saat berhadapan dengan mahluk bernama perempuan. Hanya ada sedikit perempuan yang dekat dengannya selama ini. Neneknya, Ibunya dan saudara perempuannya. Betul begitu? Sepertinya pindah ke Mesir membuat hal itu berubah

Tersebutlah Maria Girgis (Carissa Putri). Tetangga satu flat yang beragama Kristen Koptik tapi mengagumi Al Quran. Dan menganggumi Fahri. Kekaguman yang berubah menjadi cinta. Sayang cinta Maria hanya tercurah dalam diary saja. Lalu ada Nurul (Melanie Putria). Anak seorang kyai terkenal yang juga mengeruk ilmu di Al Azhar. Sebenarnya Fahri menaruh hati pada gadis manis ini. Sayang rasa mindernya yang hanya anak keturunan petani membuatnya tidak pernah menunjukkan rasa apa pun pada Nurul. Sementara Nurul pun menjadi ragu dan selalu menebak-nebak. Setelah itu ada Noura (Zaskia Adya Mecca). Juga tetangga yang selalu disika Ayahnya sendiri. Fahri berempati penuh dengan Noura dan ingin menolongnya. Sayang hanya empati saja. Tidak lebih. Namun Noura yang mengharap lebih. Dan nantinya ini menjadi masalah besar ketika Noura menuduh Fahri memperkosanya

Terakhir muncullah Aisha (Rianti Cartwright). Si mata indah yang menyihir Fahri. Sejak sebuah kejadian di metro, saat Fahri membela Islam dari tuduhan kolot dan kaku, Aisha jatuh cinta pada Fahri. Dan Fahri juga tidak bisa membohongi hatinya. Lalu bagaimana bocah desa nan lurus itu menghadapi ini semua? Siapa yang dipilihnya? Bisakah dia menjalani semua dalam jalur Islam yang sangat dia yakini?( Ruang Film.com)



SYNOPSIS :

Ini adalah kisah cinta. Tapi bukan cuma sekedar kisah cinta yang biasa. Ini tentang bagaimana menghadapi turun-naiknya persoalan hidup dengan cara Islam. Fahri bin Abdillah adalah pelajar Indonesia yang berusaha menggapai gelar masternya di Al Ahzar. Berjibaku dengan panas-debu Mesir. Berkutat dengan berbagai macam target dan kesederhanaan hidup. Bertahan dengan menjadi penerjemah buku-buku agama. Semua target dijalani Fahri dengan penuh antusiasme kecuali satu: menikah.

Kenapa? Karena Fahri adalah laki-laki taat yang begitu ‘lurus’. Dia tidak mengenal pacaran sebelum menikah. Dia kurang artikulatif saat berhadapan dengan mahluk bernama perempuan. Hanya ada sedikit perempuan yang dekat dengannya selama ini. Neneknya, Ibunya dan saudara perempuannya.

Betul begitu? Sepertinya pindah ke Mesir membuat hal itu berubah. Tersebutlah Maria Girgis. Tetangga satu flat yang beragama Kristen Koptik tapi mengagumi Al Quran. Dan menganggumi Fahri. Kekaguman yang berubah menjadi cinta. Sayang cinta Maria hanya tercurah dalam diary saja.

Lalu ada Nurul. Anak seorang kyai terkenal yang juga mengeruk ilmu di Al Azhar. Sebenarnya Fahri menaruh hati pada gadis manis ini. Sayang rasa mindernya yang hanya anak keturunan petani membuatnya tidak pernah menunjukkan rasa apa pun pada Nurul. Sementara Nurul pun menjadi ragu dan selalu menebak-nebak.

Setelah itu ada Noura. Juga tetangga yang selalu disika Ayahnya sendiri. Fahri berempati penuh dengan Noura dan ingin menolongnya. Sayang hanya empati saja. Tidak lebih. Namun Noura yang mengharap lebih. Dan nantinya ini menjadi masalah besar ketika Noura menuduh Fahri memperkosanya.

Terakhir muncullah Aisha. Si mata indah yang menyihir Fahri. Sejak sebuah kejadian di metro, saat Fahri membela Islam dari tuduhan kolot dan kaku, Aisha jatuh cinta pada Fahri. Dan Fahri juga tidak bisa membohongi hatinya.

Lalu bagaimana anak desa nan lurus itu menghadapi ini semua? Siapa yang dipilihnya? Bisakah dia menjalani semua dalam jalur Islam yang sangat dia yakini?


PEMAIN :

Fahri bin Abdillah, 28 th (Fedi Nuril)
Mahasiswa bersahaja yang memegang teguh prinsip hidup dan kehormatannya. Cerdas dan simpatik hingga membuat beberapa gadis 'jatuh hati'. Dihadapkan pada kejutan-kejutan menarik atas pilihan hatinya.

Aisha, 25 th (Rianti Cartwright)
Mahasiswi asing keturunan Jerman dan Turki, cerdas, cantik dan kaya raya. Latar belakang keluarganya yang berliku mempertemukan dirinya dengan Fahri.

Maria Girgis, 26 th (Carissa Putri)
Gadis Kristen Koptik yang jatuh cinta pada Islam. Dia menderita karena cinta yang teramat dalam kepada Fahri.

Noura bin Bahadur, 22 th (Zaskia Adya Mecca)
Siksa telah menjadi bagian dalam hidupnya. Janin yg dikandungnya menjadikannya terobsesi pada Fahri untuk menjadi ayah dari calon bayinya.

Nurul binti Ja'far Abdur Razaq, 26 th (Melanie Putria)
Anak kyai besar di Jawa Timur. Dengan aura yang menenangkan, kecerdasan dan kualitasnya menyatukan segala kelebihannya, dia sangat percaya diri untuk meminang Fahri sebagai suaminya.

Dikutip dari :
www.ayatayatcintathemovie.com

dan sedikti ulasan dari ( dik2.multiply.com)
Bismillaahirrahmaanirrahiim
,

Sedikit kontroversial memang, jika sebuah karya apik seorang Habiburrahman El Shirazy yang sudah menjadi jalan banyak orang menemukan berjuta hikmah yang disajikan dalam berbagai nuansa keindahan Islam ini dijadikan sebagai sebuah karya visual. Apalagi jika kondisinya terbentur dengan "belum siapnya" masyarakat kita untuk menerima sebuah tayangan yang full Islami.

Sayang memang ...

Disatu sisi ini menjadi satu pijak kebanggaan bagi seorang penikmat seni sastra Islami, karena dengan ini maka citra seni sastra islami yang dinilai monoton akan lenyap, dan sedikit berubah kedalam predikat layak dinikmati berbagai kalangan. Namun disisi lain, dengan hadirnya karya visual ini nantinya, tentunya juga akan banyak berbenturan dengan pro kontra pandangan setiap orang.

Coba simak perjalanan kisah dalam karya ini yang menceriterakan sebuah keseharian seorang Fahri (rencananya akan diperankan oleh Fedy Nuril), yang bukan hanya alim namun juga sangat terjaga hijabnya. Tentunya ini akan berbenturan dengan siapapun tokoh pemeran karakter ini nantinya. Ya seandainya tokoh tersebut memang sesuai dengan kepribadian seorang Fahri dalam novel tersebut, namun mau tidak mau screen kehidupan rumah tangga Fahri nantinya pun akan menjadi satu ganjalan juga. Akhirnya iapun harus siap beradu peran dengan seorang yang jelas-jelas belum halal bagi dia dalam keseharian di dunia nyatanya. Dan ini pastinya menjadi batu sandungan, sebuah nilai yang berseberangan dengan nilai sesungguhnya yang ada dalam novel tersebut.

Tentunya untuk diri saya pribadi, saya tidak berharap, andainya kemudian muncul komentar dari siapapun tokoh pemeran itu bahwa, "Gue sih main profesional aja!". Karena jika memang itu terjadi, justru itu yang saya kira memang menunjukkan ketidak profesionalannya dia dalam berseni peran.

Namun alhamdulillah, seorang sutradara muda Hanung Bramantyo ternyata cukup cerdik mengenai masalah ini. Ia berjanji akan mengurangi adegan-adegan tersebut dengan berupaya untuk tidak mengurangi sedikitpun nilai estetika dari film tersebut nantinya. Satu adegan yang cukup indah dihadirkan katanya adalah ketika Aisha yang pada sesi terakhir casting dipercayakan kepada Rianti Cartwright dalam adegan membuka cadarnya. seperti dilansir sebuah situs www.ruangfilm.com cck cck...

Karya apik yang menjadi salah satu titik tolak kebangkitan kembali sastra islami ini memang luar biasa. Banyak nilai-nilai keislaman yang dihadirkan tanpa sedikitpun menjadikan para pembacanya merasa digurui. Mereka justru secara tidak langsung terasa disadarkan. Tentunya hal ini pula yang diharapkan dapat tetap dipertahankan dalam karya visualnya nanti pula.

Rencana pembuatan film ini memang sudah digembar-gemborkan hampir setahun yang lalu, namun memang mungkin berbagai kendala akan banyak dihadapi ketika sebuah niat suci untuk menebar dakwah di bumi ini ter-azamkan dalam hati. Buktinya, memang konon film ini telah sempat ditawarkan ke beberapa production house yang berlabel Islam. Namun, lagi-lagi ini yang membuat malu ummat Islam. Tidak sedikit orang beranggapan bahwa satu karya islami kurang memiliki selling point daripadanya. Hingga akhirnya karya inipun jatuh ke sebuah production house (MD entertainment, red) yang memang bukan khusus berlalbelkan Islam.

Beberapa bintang muda Indonesia hadir pula dalam karya ini. Selain Rianti dan Fedy Nuril, nama Zaskia Adia Mecca rencananya hadir pula menghiasi jajaran pendukung peran dalam karya visual ini, ia rencananya akan memerankan sebagai Noura. Carissa Putri sebagai Maria, Melanie Putria sebagai Nurul serta sederet bintang senior seperti Ratih Sanggarwati, dan lain sebagainya.

Ada yang membanggakan dari sisi mereka, para pemeran film ini. Rencananya karena mungkin sebagian dialog akan menggunakan bahasa arab, maka dalam mempersiapkannya mereka mulai giat belajar bahasa arab berdialek mesir. Untuk mendukung hal tersebut maka didatangkan pula seorang gru bahasa langsung dari Negeri Kinanah sana. (Subhanalloh, satu pecut lagi buat kita ! Ayosemangat belajar bahasa Arab!!!!)

Setelah sempat tertunda beberapa kali proses pembuatan film ini, namun alhamdulillah sebuah kabar gembira dari situs sebuah televisi swasta negeri ini (www.sctv.co.id, red), yang menyebutkan bahwa InsyaAlloh Ayat-ayat Cinta the movie siap dirilis pada perayaan Idul Adha, Desember mendatang.

Satu harapan, apapun yang terjadi nantinya, namun karya apik yang rencananya akan dibuat berlatar di dua negeri ini (Indonesia dan Mesir, red) semoga tetap menjadi sebuah karya penggugah jiwa bagi siapa saja yang menikmatinya, tanpa sedikitpun berkurang nilai keislaman daripadanya. Aamiin yaa Robbal'alamiin ...

Wallahu'alam bish-shawab


No comments: