Aburizal Bakrie
Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.
Ir. H. Aburizal Bakrie (lahir di Jakarta, 15 November 1946) adalah seorang pengusaha Indonesia yang merupakan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat dalam Kabinet Indonesia Bersatu. Sebelumnya ia pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Perekonomian dalam kabinet yang sama, namun posisinya berubah dalam perombakan yang dilakukan presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 5 Desember 2005.
Dia adalah anak sulung dari keluarga Achmad Bakrie, pendiri Kelompok Usaha Bakrie, dan akrab dipanggil Ical.
Aburizal mempunyai tiga adik yaitu sebagai berikut
- Roosmania Odi Bakrie, menikah dengan Bangun Sarwito Kusmulyono
- Indra Usmansyah Bakrie, menikah dengan Gaby Djorgie
- Nirwan Dermawan Bakrie, menikah dengan Indira (Ike)
Aburizal menikah dengan Tatty Murnitriati dan dikaruniai tiga anak sebagai berikut:
- Anindya Novyan Bakrie, menikah dengan Firdani Saugi
- Anindhita Anestya Bakrie, menikah dengan Taufan Nugroho
- Anindra Ardiansyah Bakrie
- Fakultas Elektro, Institut Teknologi Bandung, lulus tahun 1973
- Riwayat Pekerjaan
- 1992 - sekarang Komisaris Utama/Chairman, Kelompok Usaha Bakrie
- 1989 – 1992 Direktur Utama PT. Bakrie Nusantara Corporation
- 1988 – 1992 Direktur Utama PT Bakrie & Brothers
- 1982 – 1988 Wakil Direktur Utama PT. Bakrie & Brothers
- 1974 –1982 Direktur PT. Bakrie & Brothers
- 1972 – 1974 Asisten Dewan Direksi PT. Bakrie & Brothers
Organisasi
- 2000 – 2005 Anggota Dewan Pakar ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia)
- 1999 – 2004 Ketua Umum KADIN (Kamar Dagang dan Industri Indonesia) periode II
- 1996 – 1998 Presiden, Asean Chamber of Commerce & Industry
- 1996 – 1997 International Councellor, Asia Society
- 1994 - 1999 Ketua Umum KADIN periode I
- 1993 – 1998 Anggota, Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) – periode II
- 1993 – 1995 Anggota Dewan Penasehat, International Finance Corporation
- 1993 – 1995 Presiden ASEAN Business Forum (d/h Institute of South East Asian Business) – periode II
- 1991 - 1993 Presiden ASEAN Business Forum (d/h Institute of South East Asian Business) – periode I
- 1989 – 1994 Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia
- 1988 – 1993 Wakil Ketua Umum, KADIN Bidang Industri dan Industri Kecil
- 1988 - 1993 Anggota, Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) – periode I
- 1985 – 1993 Ketua Bidang Dana PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Indonesia)
- 1984-sekarang Anggota, Partai Golongan Karya
- 1984 – 1988 Wakil Ketua, Asosiasi Kerjasama Bisnis Indonesia – Australia
- 1977 – 1979 Ketua Umum, HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia)
- 1976 – 1989 Ketua Umum, Gabungan Pabrik Pipa Baja Seluruh Indonesia
- 1975: Ketua Departemen Perdagangan HIPMI
- 1973 – 1975 Wakil Ketua Departemen Perdagangan, HIPMI
Penghargaan
- 1997 Penghargaan “ASEAN Business Person of the Year” dari the ASEAN BusinessForum
- 1995 Pengharagaan “Businessman of the Year” dari Harian Republika
- 1986 Penghargaan “The Outstanding Young People of the World” dari the Junior Chamber of Commerc
Anindya Bakrie
Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.
Anindya Noverdian Bakrie (10 November 1974), atau sering juga dipanggil Anindya Bakrie, saat ini merupakan Presiden Direktur PT. Bakrie Telecom dan Presiden Direktur ANTV. Ia juga merupakan Ketua Komite Tetap Telekomunikasi Kadin Indonesia. Ia adalah anak pertama dari Aburizal Bakrie, mantan pengusaha dan ketua umum Kadin yang kini menjabat sebagai Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat di pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Anindya mempunyai dua adik, yaitu: Anindhita Anestya Bakrie dan Anindra Ardiansyah Bakrie.
Anindya menikah dengan Firdani Saugi.
Achmad Bakrie (Kalianda, Lampung, 11 Juni 1916 - Tokyo, Jepang, 15 Februari 1988) adalah seorang pengusaha Indonesia. Setelah tamat dari Hollandsche Inlandsche School (HIS), Atuk demikian panggilan akrab Achmad Bakrie langsung bekerja sebagai penjaja keliling di NV Van Gorkom, sebuah perusahaan dagang Belanda (1938). Meski hanya selama dua tahun di perusahaan tersebut, Achmad banyak mendapatkan pengalaman tentang organisasi modern. Setahun setelah menyelesaikan sekolah dagang Hendlesinstituut Schoevers tahun 1940, Achmad membuka CV Bakrie Brothers di Telukbetung. Perusahaannya berdagang karet, lada dan kopi. Di zaman pendudukan Jepang, perusahaannya sempat berganti nama menjadi Jasumi Shokai. Dalam perkembangannya, Bakrie Brothers juga merambah industri pabrik pipa baja dan pabrik kawat. Di akhir 1950-an, Achmad mendirikan pabrik pengolahan karet mentah.
Achmad Bakrie mempunyai empat anak: - Aburizal Bakrie, menikah dengan Tatty Murnitriati
- Roosmania Odi Bakrie, menikah dengan Bangun Sarwito Kusmulyono
- Indra Usmansyah Bakrie, menikah dengan Gaby Djorgie
- Nirwan Dermawan Bakrie, menikah dengan Indira (Ike)
Salah satu ucapannya yang dikatakan kepada Aburizal Bakrie anaknya ketika mengetahui anaknya mengalami kerugian dalam usahanya adalah "Saya senang kamu gagal. Kau harus tahu arti kegagalan, agar nanti berhasil.
Nirwan Dermawan Bakrie (lahir di Jakarta pada 1 November 1951) adalah seorang pengusaha asal Indonesia. Ia adalah anak ketiga dari keluarga Achmad Bakrie, pendiri Kelompok Usaha Bakrie. Nirwan mempunyai dua kakak, yaitu Aburizal Ical Bakrie dan Roosmania Odi Bakrie. Ia punya satu adik, Indra Usmansyah Bakrie. Istri Nirwan bernama Indira, biasa disapa sebagai Ike.
Nirwan bersekolah dari SD hingga SMA di Jakarta. Setelah itu melanjutkan pendidikan ke Amerika, hingga meraih gelar MBA dari University of Southern California.
Nirwan Bakrie kini menjadi pemimpin seluruh Kelompok Usaha Bakrie setelah kakaknya, Aburizal Bakrie, menjadi menteri di Kabinet Indonesia Bersatu.
Nirwan Dermawan Bakrie juga dikenal sebagai penggila sepakbola. Ia adalah pengurus PSSI, sebagai Ketua Badan Liga Indonesia, lembaga otonom yang bertugas memutar kompetisi. Ia juga mendirikan Klub Pelita Jaya, yang pada 2006 ini berubah menjadi Pelita Purwakarta.
No comments:
Post a Comment